Tolak Pembagian PI Blok Sebuku, Warga Majene Dijadwalkan ... | Liputan 24 Indonesia
www.uhamka.ac.id/reg
Kirim Liputan Nasional: Klik Disini | Konfirmasi Liputan Nasional: Klik Disini

Liputan 24 Indonesia

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tolak Pembagian PI Blok Sebuku, Warga Majene Dijadwalkan ...

Posted by On 8:37 PM

Tolak Pembagian PI Blok Sebuku, Warga Majene Dijadwalkan ...

Tolak Pembagian PI Blok Sebuku, Warga Majene Dijadwalkan Unjuk Rasa Sore Ini

Konsolidasi rencana aksi penolakan dihadiri Ketua DPRD Darmansyah, Anggota DPRD Adi Ahsan dan Kapolres Majene AKBP Asri Effendy

Tolak Pembagian PI Blok Sebuku, Warga Majene Dijadwalkan Unjuk Rasa Sore InihandoverPernyataan sikap unjuk rasa warga Majene tolak rencana kebijakan Gubernur Sulbar tentang pembagian PI Migas Blok Sebuku + Bupati Majene H. Fahmi Massiara menghadap ke SKK Migas di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAJENE - Warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, akan berunjukrasa menolak ren cana kebijakan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, tentang pembagian dana Participasing Interest (PI) migas Blok Sebuku.

Unjuk rasa tersebut rencana di gelar di Bundaran Tugu Juang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Jumat (8/6/2018) sekitar Pukul 15.30 Wita, berdasarkan hasil pada Kamis, (7/6) malam, oleh sejumlah tokoh masyarakat Majene bersama sejumlah pemuda dan pengurus OKP.

Konsolidasi rencana aksi penolakan yang dihadiri langsung Ketua DPRD Darmansyah, Anggota DPRD Adi Ahsan dan Kapolres Majene AKBP Asri Effendy selaku pihak keamanam. Keduanya juga menyatakan akan turut dalam unjuk rasa.

Belakangan, diketahui Ali Baal Masdar mewacakan akan melakukan pembagian PI Migas Blok Sebuku (Pulau Lerek-lerekang) sesuai dengan kehendaknya atau keluar dari diktum Memorandum Of Understanding (MoU) antara Pemprov Sulbar-Kalsel di Istana Wapres beberapa tahun lalu.

Dimana, dalam diktum tersebut tertuang bahwa pembagian PI 10 persen akan dibagi kepada Pemprov Sulba r 2,5 persen, Pemprov Kalsel 2,5 persen. Kemudian Majene 2,5 persen dan Kabupaten Kota Baru 2,5 persen sebagai daerah penghasil.

Namun, mantan Bupati Polman dua periode itu ingin berkehendak lain, PI 5 persen yang seharusnya di bagi 50:50 persen antara Pemprov dan Majene, tetapi ia justru ingin membagi PI sebesar 5 persen, dengan sistem 3 persen untuk Pemprov dan 2 persen akan dibagi ke enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Rencana tersebut mendapatkan penolakan keras dari warga Kabupaten Majene selaku daerah penghasil migas, mereka menilai Ali Baal Masdar melakukan perbuatan inkonsistensi tehadap hasil media Pemprov Kalsel dan Pemprov Sulbar oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dihadiri Kementerian ESDM dan SKK Migas.

"Jika Ali Baal akan tetap pada kehendaknya, itu jelas mencederai rasa keadilan dan menyepelekan Memorandum Of Understanding (MoU) yang terbangun antara Kalsel dan Sulbar,"kata Suharno yang akan turut dalam aksi sore nanti.

"Maka dengan ini unsur organisasi pemuda, mahasiswa dan masyarakat Majene akan tergabung dalam aksi yang akan kita lakukan ini, sebagaimana aksi mempertahankan lerek-lerekan dari pengklaiman Kalsel pada tahun 2012 lalu,"ujarnya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Firasat Cherly, Atlet Paralayang Jombang yang Tewas saat Latihan: Besok Aku Sudah Tidak di Rumah Sumber: Google News | Liputan 24 Majene

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »