Menyusut, Utang Luar Negeri Indonesia Capai 356,9 Miliar Dollar AS | Liputan 24 Indonesia
Kirim Liputan Nasional: Klik Disini | Konfirmasi Liputan Nasional: Klik Disini

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Menyusut, Utang Luar Negeri Indonesia Capai 356,9 Miliar Dollar AS

By On 3:11 PM

Menyusut, Utang Luar Negeri Indonesia Capai 356,9 Miliar Dollar AS

IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia mencatat jumlah utang luar negeri per akhir April 2018 sebesar 356,9 miliar dollar AS. Rinciannya, utang pemerintah dan bank sentral sebesar 183,8 miliar dollar AS dan utang swasta yang termasuk BUMN senilai 173,1 miliar dollar AS.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 358,7 miliar dollar AS.

Berdasarkan keterangan resmi dari laman Bank Indonesia, bi.go.id, disebutkan posisi utang luar negeri ini tumbuh 7,6 persen (year on year).

Pertumbuhan utang luar ne geri akhir April ini lebih rendah dibanding posisi utang luar negeri per akhir Maret 2018 sebesar 8,8 persen (year on year), baik dari utang luar negeri pemerintah maupun swasta.

Baca juga: Pertumbuhan Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2018 Melambat

Sementara itu, BI menyebut kepercayaan investor asing terhadap pengelolaan fiskal dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) tetap tinggi meski ada tekanan likuiditas global.

Hal itu terlihat salah satunya dari penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang dollar AS dan euro dengan format SEC-Registered Shelf pada April 2018, yang memungkinkan pemerintah menerbitkan obligasi di pasar modal kapanpun ketika dibutuhkan.

Pada bulan yang sama, juga terjadi pelunasan pinjaman dan pelepasan SBN domestik oleh investor asing pascakenaikan Fed Fund Rate akhir Maret 2018. Adapun untuk utang luar negeri swasta, tercatat mengalami perlambatan pada sektor pertambangan, industri pengolahan, da n sektor jasa keuangan.

Secara tahunan, pertumbuhan utang luar negeri ketiga sektor tersebut pada April 2018 masing-masing sebesar 2,1 persen, 4,3 persen, dan 2,1 persen di mana lebih rendah dibanding pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Namun, ada peningkatan utang luar negeri di sektor pengadaan listrik, gas, dan uap atau air panas.

Porsi keempat sektor tersebut terhadap total utang luar negeri swasta mencapai 72,4 persen atau kurang lebih sama dengan periode sebelumnya. BI turut mencatat, rasio utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di kisaran 34 persen.

Struktur utang luar negeri Indonesia juga masih didominasi oleh utang jangka panjang, di mana porsinya 86,7 persen terhadap keseluruhan utang luar negeri.

Kompas TV Utang Luar Negeri Indonesia Naik per Mei

Berita Terkait

Berita Populer: KPR Tanpa DP bagi PNS hingga Utang Luar Negeri RI Menyusut

Utang Luar Negeri Indonesia Menyusut, Ini Sebabnya

< h4>Februari 2018, Utang Luar Negeri Indonesia Rp 356,2 Miliar dollar AS

Mahasiswa Tanya soal Utang Luar Negeri RI, Ini Jawaban BI

Berita Populer: Kritik Pedas Faisal Basri Terhadap Kenaikan Utang Luar Negeri Indonesia

Terkini Lainnya

Pemerintah Belum Pastikan Waktu Integrasi Tarif Tol JORR

Pemerintah Belum Pastikan Waktu Integrasi Tarif Tol JORR

Makro 21/06/2018, 22:46 WI B Darmin: Boleh Saja Tingkat Suku Bunga Acuan Naik...

Darmin: Boleh Saja Tingkat Suku Bunga Acuan Naik...

Keuangan 21/06/2018, 22:19 WIB Pemerintah Bantah Integrasi Tol JORR untuk Naikkan Pendapatan BUJT

Pemerintah Bantah Integrasi Tol JORR untuk Naikkan Pendapatan BUJT

Makro 21/06/2018, 21:40 WIB 'Indonesia Harus Lebih Banyak Mengurusi Dirinya Sendiri...'

"Indonesia Harus Lebih Banyak Mengurusi Dirinya Sendiri..."

Makro 21/06/2018, 21:12 WIB Penerima 'Tax Allowance' Bisa Capai 300 Sektor

Penerima "Tax Allowance" Bisa Capai 300 Sektor

Makro 21/06/2018, 20:41 WIB Evaluasi Kemendag: Harga Bahan Pokok Stabil Selama Puasa dan Lebaran

Evaluasi Kemendag: Harga Bahan Pokok Stabil Selama Puasa dan Lebaran

Makro 21/06/2018, 20:11 WIB Indonesia dan AS Sudah Bisa Bertukar Data 'Transfer Pricing'

Indonesia dan AS Sudah Bisa Bertukar Data "Transfer Pricing"

Makro 21/06/2018, 19:42 WIB Menyusut, Utang Luar Negeri Indonesia Capai 356,9 Miliar Dollar AS

Menyusut, Utang Luar Negeri Indonesia Capai 356,9 Miliar Dollar AS

Keuangan 21/06/2018, 19:13 WIB Valuasi Divestasi 51 Persen Saham Freeport di Atas 3 Miliar Dollar AS

Valuasi Divestasi 51 Persen Saham Freeport di Atas 3 Miliar Dollar AS

Bisnis 21/06/2018, 18:40 WIB Menko Darmin: Operasi Pasar Satu-satunya Cara Turunkan Harga Beras

Menko Darmin: Operasi Pasar Satu-satunya Cara Turunkan Harga Beras

Makro 21/06/2018, 18:09 WIB Mendag: Harga Bahan Pokok Stabil hingga H+5 Lebaran

Mendag: Harga Bahan Pokok Stabil hingga H+5 Lebaran

Makro 21/06/2018, 17:39 WIB Libur Lebaran Usai, PLN Hidupkan Kembali Pembangkit Listrik di Jawa

Libur Lebaran Usai, PLN Hidupkan Kembali Pembangkit Listrik di Jawa

Makro 21/06/2018, 17:19 WIB Libur Panjang Lebaran Dorong Pertumbuhan Penumpang KRL

Libur Panjang Lebaran Dorong Pertumbuhan Penumpang KRL

Bisnis 21/06/2018, 16:56 WIB IHSG Kembali Merah, Rupiah Melemah di Atas 14.100

IHSG Kembali Merah, Rupiah Melemah di Atas 14.100

Keuangan 21/06/2018, 16:32 WIB Kemenaker: Pengaduan Keterlambatan Pembayaran THR Meningkat

Kemenaker: Pengaduan Keterlambatan Pembayaran THR Meningkat

Makro 21/06/2018, 15:37 WIB Load MoreSumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »