Indonesia Kebanjiran Impor Laptop dari China, Ini Penjelasan ... | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Indonesia Kebanjiran Impor Laptop dari China, Ini Penjelasan ...

Posted by On 6:33 AM

Indonesia Kebanjiran Impor Laptop dari China, Ini Penjelasan ...

Laptop Xiaomi Mi Notebook ProDeliusno/KOMPAS.com Laptop Xiaomi Mi Notebook Pro

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menjelaskan alasan di balik besarnya nilai impor laptop dari China ke Indonesia selama Mei 2018.

Menurut Airlangga, besarnya impor tersebut tak terlepas dari bea masuk laptop 0 persen, sama seperti bea masuk handphone.

"Nanti kita lihat bagian elektronik, tentunya kan bea masuk 0 persen jadi seperti handphone. Kalau handphone bisa tersaring karena ada innovation center," kata Airlangga di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, K amis (28/6/2018).

Airlangga menambahkan bahwa saat ini tak ada lagi perlindungan tarif lantaran adanya penetapan bea masuk 0 persen tersebut.

(Baca: 5 Bulan Pertama 2018, Indonesia Paling Banyak Impor Mesin dan Pesawat Mekanik)

"Kalau pengembangan kan sudah ada produksi, tetapi memang antara (barang) domestik dan barang impor itu perlindungan tarif sudah tidak ada lagi," katanya.

Kemenperin, kata Airlangga, tak kuasa memberikan bea masuk terhadap impor laptop tersebut sebab nantinya ada pihak yang dirugikan.

"Untuk itu kita enggak bisa, kecuali ada injury itu kita bisa kasih countervailing duties. Seperti di baja itu ada kita sebut war game antara AS dan China yang secara jangka pendek Indonesia diuntungkan karena bisa ekspor, tetapi untuk mid terms kita bisa dirugikan karena barang China bisa membanjiri kita," ujar Airlangga.

Airlangga pun kemudian me nambahkan, diperlukan pengetatan standar nasional industri untuk mengantisipasi banyaknya laptop asal China tersebut.

(Baca: Neraca Perdagangan Mei 2018 Defisit 1,52 Miliar Dollar AS)

Namun demikian, Airlangga mengakui bahwa sampai saat ini belum ada pihak yang mengaku dirugikan dengan adanya impor tersebut.

"Itu kan semua tergantung, sudah ada memprotes atau memberikan laporan atau enggak. Selama ini belum ada yang protes karena dirugikan," ujar Airlangga.

Sebelumnya diberitakan, produk China menguasai 27,87 persen dari total impor non-migas pada Januari hingga Mei 2018 dengan nilai 18.363,3 juta dollar AS.

Nilai tersebut meningkat 18,62 persen dibandingkan periode Januari hingga Mei 2017. Pada Mei 2018, nilai impor dari China mencapai 4.448,2 juta dollar AS.

IlustrasiSH UTTERSTOCK IlustrasiLaptop gaming Xiaomi.Xiaomi Laptop gaming Xiaomi.

Adapun komoditas non-migas yang banyak diimpor dari China antara lain anggur, tekstil, serta barang-barang elektronik seperti ponsel dan laptop.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa nilai impor laptop dan notebook asal China pada Mei 2018 mencapai 100, 1 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Adapun secara total dari Januari hingga Mei 2018 nilai impornya mencapai angka 425,9 juta dollar AS.


Berita Terkait

Hindari Tarif Impor, Harley Davidson akan Pindahkan Basis Produksi dari AS

Nilai Impor Januari-Mei 2018 Naik 24,75 Persen

Cerita di Balik Tingginya Impor dan Lambatnya Ekspor

Stok Cukup, Bulog Anggap Belum Perlu Impor Beras

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Bandara Ngurah Rai Masih Beroperasi Normal

Gunung Agung Erupsi, Bandara Ngurah Rai Masih Beroperasi Normal

Bisnis 28/06/2018, 20:32 WIB Ilham Habibie Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank Muamalat

Ilham Habibie Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank Muamalat

Keuangan 28/0 6/2018, 20:13 WIB Mandiri Targetkan Transaksi dengan EDC Capai Rp 100 Triliun Tahun Ini

Mandiri Targetkan Transaksi dengan EDC Capai Rp 100 Triliun Tahun Ini

Makro 28/06/2018, 19:47 WIB Wamenkeu: Riset Akuntansi Keuangan Negara Masih Rendah

Wamenkeu: Riset Akuntansi Keuangan Negara Masih Rendah

Makro 28/06/2018, 19:40 WIB Utang Pemerintah Capai Rp 4.169 Triliun, Ini Rinciannya

Utang Pemerintah Capai Rp 4.169 Triliun, Ini Rinciannya

Makro 28/06/2018, 19:06 WIB BI Diprediksi akan Perketat Kebijakan Moneter

BI Diprediksi akan Perketat Kebijakan Moneter

Makro 28/06/2018, 18:39 WIB Uji Coba Perluasan Ganjil Genap Diberlakukan Selama Sebulan

Uji Coba Perluasan Ganjil Genap Diberlakukan Selama Sebulan

Makro 28/06/2018, 18:38 WIB Andalan Finance Dapat Kredit 5 Juta Dollar AS dari Perusahaan Singapura

Andalan Finance Dapat Kredit 5 Juta Dollar AS dari Perusahaan Singapura

Rilis 28/06/2018, 18:09 WIB Pelemahan Rupiah Diprediksi Bisa Berlanjut

Pelemahan Rupiah Diprediksi Bisa Berlanjut

Keuangan 28/06/2018, 17:37 WIB Indonesia Siap Ekspor 60.000 Ekor Domba Ke Malaysia

Indonesia Siap Ekspor 60.000 Ekor Domba Ke Malaysia

Makro 28/06/2018, 17:32 WIB Indonesia Kebanjiran Impor Laptop dari China, Ini Penjelasan Menperin

Indonesia Kebanjiran Impor Laptop dari China, Ini Penjelasan Menperin

Makro 28/06/2018, 17:22 WIB Pengusaha Keluhkan Keputusan Libur Pilkada yang Mepet

Pengusaha Keluh kan Keputusan Libur Pilkada yang Mepet

Makro 28/06/2018, 17:07 WIB Lebaran 2018, e-Money Mandiri Catat Transaksi Rp 760 Miliar

Lebaran 2018, e-Money Mandiri Catat Transaksi Rp 760 Miliar

Makro 28/06/2018, 16:57 WIB Anjlok 120 Poin, IHSG Ditutup pada Level 5.667,32

Anjlok 120 Poin, IHSG Ditutup pada Level 5.667,32

Keuangan 28/06/2018, 16:49 WIB Sri Mulyani Minta Pejabat Tak Malas Lihat Detil Perencanaan Anggaran

Sri Mulyani Minta Pejabat Tak Malas Lihat Detil Perencanaan Anggaran

Makro 28/06/2018, 16:40 WIB Load MoreSumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »