www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Indonesia

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polres Bolmong Usut Kelangkaan LPG 3 Kg di Kotamobagu

Posted by On 3:28 PM

Polres Bolmong Usut Kelangkaan LPG 3 Kg di Kotamobagu

17 Mei 2018 12:10 Polres Bolmong Usut Kelangkaan LPG 3 Kg di Kotamobagu MyPassionStasiun Pengisian Bulk Elpiji di Mongkonai.(Claudia Rondonuwu/MP)

MANADOPOSTONLINE.COMâ€"Kekhawatiran warga Kotamobagu belakangan ini terbukti. LPG 3 kilogram (LPG) tiga hari terakhir menghilang di pasaran. Padahal, pemerintah beberapa waktu lalu berjanji meminta pihak Pertamina menaikkan jumlah kuota LPG sebesar 20 persen.

Pihak kepolisian pun berjanji mengusut kondisi ini. Kasat Intel Polres Bolmong AKP Sismoro Haroni mengatakan, untuk LPG kebijakan Pertamina menambahkan 20 persen. Karena itu, tidak menutup kemungkinan ada yang bermain-bermain. “Maka dari itu kami akan telusuri," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan turun langsung m engecek. Apabila benar-benar tersalurkan. "Kami dari kepolisian akan turun mengecek, apakah penambahan kuota 20 persen ini betul-betul disalurkan atau ada yang bermain," katanya.

Lanjutnya, apabila kedapatan ada oknum-oknu yang bertindak curang, akan ditindak. "Kita akan lakukan pengawasan lebih ketat. Kami tidak main-main apabila kedapatan kita akan tindak. Karena sudah melanggar pidana. Sementara ini tidak bisa memperkirakan, tapi kita akan langsung turun lihat fakta di lapangan. Agen-agen di Kotamobagu akan dicek," tukasnya.

Sementara itu, menurut Wali Kota Kotamobagu Muhammad Rudi Mokoginta, hilangnya gas LPG di pasaran disebabkan karena meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Sehingga ada oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi borong dalam memenuhi kebutuhannya.

"Gas yang mengilang di pasaran biasanya aksi borong dari masyarakat yang membeli LPG secara berlebihan. Untuk itu, saya mengimbau masyarakat untuk tidak membeli secara berlebihan mengingat banyak masyarakat lain yang membutuhkan," kata Wali Kota, saat berkunjung ke SPBE kemarin (16/5).

Lanjutnya, pemerintah sudah memberikan kebijakan dengan menambahkan jumlah kuota LPG di Kotamobagu sebesar 20 persen. "Ini baru permulaan puasa barangnya sudah jarang bahkan susah didapatkan. Nah, hari ini saya menyurat langsung ke Pertamina untuk meminta jatah itu," tukasnya.

Senada, Kepala Operasional Pertamina Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Mongkonai Andy Rizal mengatakan, jumlah LPG yang disalurkan ke Kotamobagu sebanyak 7.200 tabung. Jumlah itu disalurkan ke dua agen yang mendapat rekomendasi pertamina.

Soal kelangkaan lanjutnya, lantaran peningkatan kebutuhan masyarakat di bulan puasa. "Kami tiap hari ada dan terus melayani, mungkin peningkatan pemakaian LPG masyarakat yang meningkat sehingga mengalami kelangkaan dan untuk alokasinya masih sama dan penyalurannya pun begitu," ujarnya.

Dirinya menegaskan, pangkalan-pangkalan tidak bisa menjual melebihi HET yaitu Rp 18 ribu. "Ketika kemudian ada pangkalan yang menjual di atas harga tersebut, kami akan berikan sanksi ke agen tersebut," tegasnya.(tr-06/tan)

Berita Terkait
  • MyPassion

    17 Mei 2018 13:03 Majukan Pendidikan Boltim, Bupati Dukung Pengankatan 100 Guru Kontrak

  • MyPassion

    17 Mei 2018 12:46 Jamin Kesehatan Warga, Pemkab Boltim Sediakan 6,8 Miliar

  • 17 Mei 2018 12:41 Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Dinsos Bolsel Lakukan P2K2

  • MyPassion

    17 Mei 2018 12:34 Yasti Minta Warga Waspada dan Menahan Diri

Sumber: Google News | Liputan 24 Kotamobagu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »