www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 11:14 PM

Klasemen Liga 1 2018: Persipura Kembali Gusur Persija dari Puncak

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura kembali ke puncak klasemen sementara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak setelah menang 2-1 atas Mitra Kukar, Sabtu (21/4/2018). Posisi PSM Makassar dan Madura United pun terdongkrak usai kemenangan atas lawan mereka di pekan kelima.

  • Ezechiel Top Scorer Sementara Liga 1, Mario Gomez Ingatkan Pemain Persib
  • Kalah dari Madura United, Arema FC Kian Terpuruk di Liga 1
  • Taklukkan Mitra Kukar, Persipura Kembali ke Puncak Klasemen Liga 1

Berkat torehan tiga poin di Stadion Mandala, Persipura kini memimpin klasemen dengan 11 poin. Pasukan Peter Butler unggul satu poin dari Persija Jakarta.

Posisi ketiga kini diisi Madura United yang mengalahkan Arema FC dengan skor 3-2 di Stadion Pamekasan, Bangkalan. Greg Nwokolo dkk mengoleksi sembilan poin hasil tiga kali menang dan dua kali kalah.

PSM juga mengo leksi poin yang sama dengan Madura setelah menang 4-3 atas PS Tira. Namun, tim asuhan Rene Alberts itu kalah selisih gol dari Madura United dan menempati posisi keempat.

Persib Bandung yang juga meraih kemenangan pada pekan kelima Liga 1 2018 nangkring di posisi kelima. Maung Bandung berselisih tiga poin dari Persipura Jayapura.

Simak klasemen sementara Liga 1 2018 yang kini dikuasai Persipura Jayapura hingga pertandingan yang dihelat pada Sabtu (21/4/2018):

1 dari 2 halaman

Klasemen sementara Liga 1 2018

Striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel mencetak dua gol saat menghadapi Borneo FC.

Sumber: Google News | Liputan 24 Jayapura

thumbnail

Posted by On 10:39 PM

Nyata! Sekarang Ada “Mal Pelayanan Publik” di Tomohon, Keenam ...

Mall Pelayanan Publik (foto: merdeka.com)

INFONAWACITA.COM â€" Mal Pelayanan Publik telah hadir di Tomohon, Sulawesi Utara. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, Mal Pelayanan Publik di Kota Tomohon yang baru saja diresmikan adalah keenam di Indonesia.

Kendati demikian, Pemerintah tak berhenti sampai di sini saja. Pada tahun ini ada belasan lagi yang akan menyusul.

“Akan menyusul lagi ada 19 Mal Pelayanan Publik pada tahun ini,” kata Menpan-RB di Tomohon, Sabtu (21/4/2018), dikutip dari Antara.

Tinggalkan Cara Lama

Menteri memberikan apresiasi, karena semangat perubahan diwujudkan dengan mengubah pola pelayanan publik konvensional ke terintegrasi.

“Pelayanan publik tidak lagi berada di masing-masing kantor, akan tetapi semua dipadukan,” ujarnya.

“Mal Pelayanan Publik” yang ditempatkan di “Wale Kabasaran” itu, lanjut Menteri, menyangkut pelayanan kota, provinsi dan pemerintah pusat.

“Di situ ada pelayanan pengurusan paspor, BPJS, perbankan, lahan, bahkan untuk akta nikah bisa,” ujarnya.

Pola seperti ini, kata dia, akan menjadi model pelayan publik di Indonesia sehingga menjadi rujukan bagi pemerintah untuk lebih siap dari model sebelumnya yang konvensional.

“Harapannya setelah beroperasinya Mal Pelayanan Publik ini tidak ada lagi pelayanan yang tertutup, semua terbuka, kapan selesainya, berapa biayanya, berapa lama menunggunya, syaratnya apa, semuanya secara terbuka,” katanya menjelaskan.

Menteri menegaskan, hari libur nanti apakah Idul Fitri ataupun Natal, instansi yang berkaitan dengan pelayanan dasar seperti puskesmas, ti dak boleh tutup.

Sumber: Google News | Liputan 24 Tomohon

thumbnail

Posted by On 10:39 PM

110 Ribu Lolos SNMPTN, Kuota Maba Masih Lowong 229.721

Berita Terkait

  • 4000 Personil Bakal Kawal Putusan MA Besok, Ini Titik Siaganya

  • Zona Merah Pilwalkot Makassar, Besok Polisi Antisipasi Titik Rawan Lewat Udara

  • Gegara Bocah Bantaeng Kebelet Nikah, Ide Perpu Pernikahan Dini Disetujui Presiden

  • Temukan Kejanggalan Kerugian PLN, CBA Minta KPK Lakukan Penyelidikan

  • Innalillah, Nurdin Abdullah dikabarkan Kecelakaan di Camba Dua Orang Tewas

  • Dituduh Galang Massa, Kesaksian Pelapor Dimentahkan Dalam Sidang, TP: Ini Syarat Rekayasa

Sumber: Google News | Liputan 24 Maba

no image

Posted by On 10:33 PM

Puluhan Warga Diduga akan Gelar Keributan di Depan Mapolres ...

  • Metrotvnews.com
  • 1000 Meter
  • 360
  • After News
  • Art Insight
  • Ayo Cari Tahu
  • Big Circle
  • Breaking News
  • CEO Forum
  • Cendekia
  • Cerdas 5 Menit
  • Do It
  • Eagle Documentary Series
  • Economic Challenges
  • Editorial MI Video
  • Eksekutif Bicara
  • Election Update
  • Everlasting Young
  • Headline News
  • I'm Possible
  • Idenesia
  • Indis Video
  • Indonesia Now
  • Janji Jokowi
  • Journey
  • Kandidat Bicara
  • Khazanah Islam
  • Kick Andy
  • Layar Perak
  • Lets Talk
  • Little VIP
  • Melawan Lupa
  • Metro Bisnis
  • Metro Highlight
  • Metro I-Care
  • Metro News
  • Metro Pagi Prime Time
  • Metro Plus
  • Metro Realitas
  • Metro TV Jatim
  • Metrosports
  • NSI
  • News Log
  • Newsline
  • Nite Time
  • Opinion
  • Opsi2Sisi
  • Pelita Hati
  • President's Corner
  • Prime Talk
  • Primetime News
  • Q & A
  • Ramadan
  • Selamat Pagi Indonesia
  • Sentilan Sentilun
  • Sirah Nabawiyah
  • Special Event
  • Spirit Football
  • Sportmagz
  • Stand Up Comedy Show
  • Start
  • Syiar Kemuliaan
  • Target Operasi
  • Top News
  • Video Advertorial
  • World News
  • Xinwen
Sumber: Google News | Liputan 24 Sorong

thumbnail

Posted by On 9:17 PM

Lampu Taman Biopori Pakai Energi Hujan Bisa Menyala saat Gelap

Lampu Taman Biopori Pakai Energi Hujan Bisa Menyala saat Gelap

Lampu Taman Biopori Pakai Energi Hujan Bisa Menyala saat Gelap. (20/4) Satria pun bertemu dengan Nunung Eni Elawati (25).

Lampu Taman Biopori Pakai Energi Hujan Bisa Menyala saat GelapTRIBUNJATENG/DENI SETIAWANINOVASI - Satria Pinandita (27) dan Nunung Eni Elawati (25) memperlihatkan prototipe Lampu Taman Biopori Smart Energy yang berhasil diciptakan sebagai energi terbarukan ramah lingkungan, Jumat (20/4).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berawal dari penelitian potensi energi tanah merah yang digarap Satria Pinandita (27) bersama kedua rekannya semasa studi di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang sekitar 2011 silam, Satria terus berinovasi untuk menghasilkan energi terbarukan.

Kala itu, dari hasil penelitian itu, mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Udinus tersebut meraih Juara Favorit Electrical Innovation Award 2013 Tingkat Nasional di Kota Semarang. Mereka berhasil membuktikan apabila renewable energy itu dimanfaatkan secara luas.

Pascalulus dari Udinus pada 2014, dia pun kembali berpikir bagaimana hasil penelitiannya dapat diaplikasikan dalam suatu bentuk produk. Terlebih lagi, tanah merah terbukti memiliki cukup banyak energi listrik dibandingkan tanah lainnya.

“Dari situlah, saya coba membuat konsep produk ramah lingkungan. Berawal dari energi tanah merah (Etam) tersebut, saya mengajak rekan untuk bergabung membuat produk energi terbarukan dan tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat secara lebih meluas,” tuturnya.

Kepada Tribun Jateng, Jumat (20/4), Satria pun bertemu dengan Nunung Eni Elawati (25). Keduanya mencoba mengkolerasikan di dua bidang keilmuan yang berbeda. Satria berbasic teknik elektro sedangkan Nunung di ilmu biologi.

“Dari menggabungkan ilmu elektro dan biologi itu, kami menghasilkan produk berupa Lampu Taman Biopori Smart Light; Renewable Energy. Perpaduan kedua ilmu tersebut, kami meraih Juara III Lomba Krenova Tingkat Kota Semarang pada 2016 silam,” ucap Satria.

Tak berhenti di situ, tandasnya, dia bersama Nunung bersyukur pada 2017 lalu, hasil produk inovatif energi ramah lingkungan tersebut lolos dalam seleksi Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Kategori Umum Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

“Produk startup tersebut kini didanai oleh Pemerintah Pusat dan kami sedang mulai mempersiapkan untuk pendirian perusahaan serta produksi massal. Perusahaan kami namai PT Esa Eco Energi dan inkubator unit bisnisnya yakni Inkubator Kreasi dan Inovasi Telematika Semarang (Ikitas),” bebernya.

Dia bercerita, sebagai pembagian tugas secara struktural, Nunung bertindak sebagai CEO PT Esa Eco Energi. Sedangkan Satria sebagai inventor. Sesuai target PPBT, pihaknya sedang berusaha membuat produk tersebut berlegalitas melalui perusahaan baru (pemula) yang dirintis saat ini.

“Sesuai bentuk serta nama produk startup kami, selain sebagai karya inovatif energi terbarukan ramah lingkungan, yang coba disosialisasikan adalah dari sisi keindahan (estetika),” ucap Nunung, lulusan Magister Biologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: deni setiawan Editor: iswidodo Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di TERPOPULER: Syarat Anggota hingga Pengakuan Pelaku, Ini 5 Fakta Pesta Seks Tukar Istri di Malang Sumber: Google News | Liputan 24 Tanah Merah